cashless society

Selain Membuat Hidup Jadi Lebih Praktis, Ternyata Ini Kekurangan dari Cashless Society

Posted by

Seiring berkembangnya teknologi, pola hidup semua orang pun ikut berubah. Termasuk dalam kehidupan sehari-hari, yang pasti melakukan transaksi jual beli. Setiap melakukan transaksi tentu Anda perlu menggunakan alat pembayaran. 

Jika dahulu Anda harus selalu menyiapkan uang cash atau tunai di dompet. Namun, semenjak kehadiran berbagai jenis uang digital atau uang non-tunai, penggunaan uang cash mulai berkurang. 

Bahkan saat ini banyak orang yang lebih memilih menggunakan uang digital dan tidak menyimpan uang cash. Hal tersebut yang menjadikan generasi saat ini disebut cashless society.

Sekarang ini, trend cashless sudah banyak diminati. Pembayaran biasanya dilakukan menggunakan kartu debit, kartu kredit, e-money, maupun dompet digital.

Akan tetapi, meskipun kebiasaan masyarakat yang mulai berubah karena perkembangan zaman. Masih banyak tempat yang hanya menerima uang tunai. 

Maka dari itu, agar Anda semakin paham keputusan apa yang lebih tepat untuk menghadapi kemajuan teknologi saat ini. Simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga: 6 Fungsi dari Rekening Koran

Cashless Society Benefit

Keuntungan Cashless Society
Keuntungan Cashless Society

1. Transaksi Jadi Lebih Cepat

Saat melakukan transaksi menggunakan uang non-tunai, hal tersebut dapat mempersingkat waktu pembayaran. 

Karena jika melakukan transaksi dalam jumlah yang besar dan menggunakan uang tunai, penghitungan uang akan lebih rumit dan lama. Selain itu, kesalahan perhitungan pun sangat mungkin terjadi.

2. Lebih Praktis

Anda dapat menghemat waktu jika melakukan transaksi menggunakan alat pembayaran non-tunai. Karena Anda tidak harus pergi ke Automatic Teller Machine atau ATM untuk mengambil uang atau menunggu uang kembalian.

Jika dompet Anda tertinggal atau tidak memiliki uang tunai, dompet digital siap membantu Anda.

3. Menjadi Lebih Aman dan Transparan

Saat Anda membawa kartu debit, kartu kredit, maupun menggunakan dompet digital, tentu transaksi yang dilakukan akan lebih aman dibandingkan jika harus membawa uang tunai. Tidak akan ada risiko dirampok.

Jika ternyata ada yang mencuri dompet berisi kartu-kartu atau HP Anda, pencuri tidak akan dapat menggunakannya. Karena setiap transaksi menggunakan kartu debit, kredit, maupun uang digital membutuhkan PIN atau kode verifikasi.

Keuntungan lainnya dari non-tunai adalah lebih transparan karena setiap transaksi mulai dari jam, informasi pelanggan, hingga status transaksi terdata secara jelas.

4. Banyak Promo 

Tidak dapat dipungkiri, baik kartu debit, kredit, e-money, dan dompet digital menawarkan berbagai promo menarik. Mulai dari diskon, cashback, hingga paylater. 

Promo-promo tersebut akan memberi keuntungan tambahan untuk Anda.

Perhatikan Juga Kekurangan dari Cashless Society

Kekurangan dari Cashless Society
Kekurangan Cashless Society

1. Menjadi Lebih Boros

Perhatikan contoh berikut ini. Angie yang merupakan seorang wanita karir dan bekerja di bidang marketing. Setiap hari, Angie melakukan transaksi untuk memenuhi kebutuhannya dengan alat pembayaran non-tunai. 

Mulai dari membayar uang sekolah anak, berbelanja kebutuhan sehari-hari, membayar asuransi, listrik, pulsa, dan lain sebagainya. Namun, tanpa disadari, pengeluarannya jadi membengkak.

Bertransaksi dengan uang tunai akan membuat Anda mengingat dengan benar berapa jumlah uang yang telah dikeluarkan. Sedangkan, jika menggunakan kartu kredit, debit, hingga dompet digital, tentu akan lebih banyak kemungkinan Anda lupa berapa jumlah yang telah dikeluarkan.

2. Menjadi Lebih Konsumtif

Saat ini, teknologi berperan besar mendorong setiap lapisan masyarakat Indonesia menjadi lebih konsumtif melalui kehadiran alat pembayaran elektronik.

Kehidupan tanpa uang tunai tersebut akan membentuk karakter masyarakat menjadi impulsive buying. Apa itu impulsive buying?

Impulsive Buying adalah perilaku seseorang yang membeli barang tanpa direncanakan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya tawaran yang menggiurkan seperti cashback dan diskon yang disediakan oleh penyedia transaksi elektronik.

3. Akan Memancing Hutang

Seringkali banyak program cicilan yang ditawarkan dan membuat Anda tergiur untuk menggunakannya. Dengan kepraktisannya, Anda sering tidak sadar saat menggunakan kartu atau paylater pada dompet digital untuk bertransaksi hingga mencapai limit dan membuat tagihan membengkak.

4. Tidak Bisa Digunakan di Semua Tempat

Saat ini belum semua gerai atau toko bisa menerima transaksi non-tunai. Toko-toko kecil, transportasi umum, parkir pinggir jalan, dan pedagang kecil masih banyak yang menggunakan transaksi konvensional.

Meskipun di beberapa kota transaksi non-tunai sudah banyak digunakan. Namun, hal tersebut belum merata di semua kota yang ada di wilayah Indonesia. Jadi, sebaiknya tetap sediakan uang tunai di dompet Anda.

Baca Juga: Kartu ATM Anda Terblokir? Berikut Ini Cara-Cara untuk Mengurusnya

Bertransaksi Dalam Bentuk Tunai maupun Non-Tunai, Semuanya Kembali Pada Preferensi Anda

Nah itulah kelebihan dan kekurangan dari cashless society yang dapat menjadi bahan pertimbangan Anda. Semua dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing individu.

Tentu dari setiap metode pembayaran baik tunai maupun non-tunai memiliki keuntungan dan kekurangannya tersendiri.