Ketahui Untung Rugi Cicilan DP KPR Berikut Ini Sebelum Mengajukannya

Ketahui Untung Rugi Cicilan DP KPR Berikut Ini Sebelum Mengajukannya

Posted by

Kebutuhan akan hunian belakangan ini tengah naik seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi dalam bidang properti. Hal tersebut ibarat menjadi angin segar bagi pengembang properti dengan berlomba-lomba mengeluarkan produk perumahan terbaru. 

Namun sayangnya tak semua orang bisa menjangkau pembelian perumahan, lantaran dihadapkan pada kewajiban setiap calon customer untuk memberikan DP setidaknya 20% dari total harga properti. 

Seiring dengan berkembangnya waktu, saat ini pihak developer juga telah menghadirkan berbagai inovasi dari segi marketing dengan menawarkan program promo 0% down payment

Hal tersebut terbukti banyak membuat masyarakat yang semula menunda keinginan untuk membeli properti menjadi lebih dipermudah. 

Manfaat dan Cara Kerja Program DP 0%

Manfaat DP 0%
Manfaat DP 0%

Program ini disinyalir dapat menyerap banyak peminat properti untuk membeli, lantaran mempermudah proses memiliki rumah sebagai instrumen investasi. Hal tersebut dikarenakan pihak bank memberikan kelonggaran dengan cara mencicil down payment dengan hitungan DP 20 hingga 40% dari harga jual properti.

Pada tahap ini pihak konsumen belum berhubungan dengan pihak bank. Sementara untuk periode cicilan atau tenornya pihak pengembang biasanya memberikan kelonggaran hingga 2 tahun. 

Namun, untuk periode ini biasanya antara satu pengembang dengan yang lain memiliki waktu yang berbeda-beda. Begitupun dari segi harga yang akan disesuaikan dengan besaran persentase DP yang sebelumnya Kamu sepakati dengan pihak pengembang. 

Keuntungan Cicilan DP KPR

Keuntungan Cicilan DP KPR
Keuntungan Cicilan DP KPR

1. Impian untuk Memiliki Hunian Dapat Tercapai Dengan Dana Terbatas

Seperti Kita semua ketahui dengan membeli rumah tanpa DP hal tersebut cukup mempermudah Kita untuk dapat memiliki hunian dengan dana yang terbatas. 

Bandingkan jika Kamu mencicil DP rumah dalam tabungan sendiri tentunya harga properti akan segera naik. Stok properti pun belum tentu masih tersedia mengingat stok perumahan jumlahnya terbatas dan promosi yang terus berjalan. 

Jika membeli dengan sistem DP 0%, Kamu bisa segera memiliki hunian dengan dana yang terbatas. Biasanya pihak pengembang properti hanya mewajibkan setiap customer-nya membayar tanda jadi dengan nominal yang tidak terlalu besar yakni Rp 5.000.000,- saja.

2. Menabung dengan Sistem Paksaan

Meskipun dengan istilah paksaan, namun disini yang dimaksud paksaan adalah dalam hal positif. Di mana Kamu mengumpulkan uang untuk membeli rumah dengan memberikan uang langsung pada pihak developer setiap bulannya. 

Bandingkan jika Kamu menabung di rekening sendiri tentunya Kita akan jauh lebih sering tergoda untuk menggunakan dana tabungan untuk keperluan yang sifatnya konsumtif.

3. Meminimalisir Kerugian Pihak Customer yang Disebabkan Wanprestasi 

Seperti telah dijelaskan di atas, pada saat Kamu mengambil cicilan DP, Kamu masih berurusan dengan pihak developer langsung dan belum berurusan dengan pihak bank. 

Artinya jika suatu saat pihak developer mengalami wanprestasi dan menyebabkan pembangunan apartemen atau hunian menjadi terganggu. Kamu hanya akan dirugikan sebesar nominal down payment yang Kamu cicil. 

Sedangkan, jika Kamu sudah terlanjur mencicil pinjaman KPR nya maka nominalnya tentu akan menjadi lebih besar. 

Baca Juga: Punya Rumah Minimalis? Ini 5 Tips agar Desainnya Lebih Menarik dan Bagus

Kekurangan DP Rumah 0%

Kekurangan DP Rumah 0%
Kekurangan DP Rumah 0%

Selain memiliki kelebihan yang patut untuk Kamu pertimbangkan, nyatanya rumah tanpa DP juga memiliki kekurangan yang patut diperhatikan. Berikut adalah kekurangan hunian dengan DP 0%:

1. Harga Properti Menjadi Lebih Mahal Jika Tanpa DP

Dengan memberikan berbagai kemudahan bagi calon customer-nya, pihak developer nyatanya juga memberikan adjustment atau penyesuaian terhadap harga properti yang mereka jual melalui sistem bunga. 

Hal tersebut tentunya turut mempengaruhi harga jual antara membeli melalui KPR atau KPA dibandingkan membeli tanpa DP, yang akan berpengaruh terhadap cicilan per-bulan yang harus Kamu bayar belum lagi risiko gagal bayar lantaran bunga floating yang biasanya dikenakan.

2. Risiko DP Dianggap Hangus Apabila Pengajuan Pinjaman KPR Tidak Disetujui Pihak Kreditur 

Salah satu hal yang paling menakutkan saat harus membeli rumah atau apartemen tanpa DP yakni risiko uang yang diberikan pada pihak pengembang properti menjadi hangus, lantaran pengajuan KPR Kamu ditolak oleh pihak kreditur. 

Oleh karenanya untuk memastikan hal ini, Kamu bisa menanyakannya terlebih dahulu pada pihak pengembang properti. Apabila ada kemungkinan pengajuan KPR Kamu ditolak, uang yang Kamu setor setiap bulannya tak terbuang sia-sia.

3. Suku Bunga Cenderung Fluktuatif

Risiko berikutnya yang patut Kamu perhatikan adalah suku bunga yang cenderung fluktuatif. Umumnya program cicilan 0% mensyaratkan cicilan DP hingga 24 bulan. Kita tak pernah tau dalam kurun waktu 24 bulan tersebut bagaimana kondisi suku bunga di masa depan. Sehingga, risiko gagal bayar pun semakin besar seiring bertambahnya waktu. 

Sesuaikan dengan Prioritas Anda

Demikianlah beberapa hal yang perlu Kamu perhatikan sebelum mengambil program DP 0%. Cocok atau tidaknya sebenarnya dikembalikan pada pribadi masing-masing.

Jika Kamu merasa ingin segera memiliki rumah dan sudah cukup dana untuk membayar DP, maka tak perlu lagi mencicilnya lagi.

Namun, jika Kamu belum cukup dana dan memiliki keinginan yang kuat untuk membeli rumah dan memiliki kemampuan finansial hingga 15 tahun kedepan, Kamu bisa mengajukan program DP 0% sebagai solusinya. Semoga berguna! 

Baca Juga: Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Beli Rumah Lelangan Bank!