Tips Mudah Ajukan Pinjaman yang Justru Kerap Diabaikan

Tips Mudah Ajukan Pinjaman yang Justru Kerap Diabaikan

Posted by

Kebutuhan akan dana segar bukanlah hal yang aneh mengingat banyaknya pengeluaran Kita. Salah satu solusinya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengajukan pinjaman secara online maupun secara offline. Banyaknya kreditur yang dapat Anda ajukan pinjaman semakin mempermudah debitur untuk memperoleh dana segar kapanpun dan dimanapun. 

Banyak Faktor yang Membuat Pengajuan Pinjaman Gagal

Meskipun menawarkan berbagai kemudahan saat mengajukannya dan bahkan terlihat mudah, nyatanya masih banyak debitur yang gagal mendapatkan dana pinjaman karena ditolak oleh kreditur. Hal tersebut nyatanya dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari kualitas kredit yang buruk hingga buruknya perhitungan kemampuan bayar terhadap kas pemasukan. 

Artikel Kita kali ini akan membahas beberapa hal yang sering kali lupa diperhatikan saat hendak mengajukan pinjaman sehingga membuat pengajuan Anda ditolak pihak kreditur. Berikut ulasan selengkapnya :

1. Tak Pernah Membandingkan Produk Pinjaman

Tak Pernah Membandingkan Produk Pinjaman
Tak Pernah Membandingkan Produk Pinjaman

Salah satu hal yang paling sering luput dari perhatian debitur sebelum mengajukan pinjaman adalah tak pernah membandingkan produk pinjaman satu dengan yang lain. 

Padahal dengan membandingkan antara produk kredit satu dengan yang lain justru dapat membantu Anda memperoleh kredit dengan bunga yang lebih rendah. Hal ini didasarkan karena tak semua produk keuangan menawarkan bunga pinjaman yang sama. 

Oleh karenanya membandingkan antara produk keuangan satu dengan yang lain sangat perlu Anda lakukan. Utamanya untuk Anda yang hendak mencari produk kredit tanpa agunan atau pinjaman lewat aplikasi di smartphone dengan bunga yang lebih rendah serta persyaratan yang mudah.

2. Tak Pernah Mengecek Kualitas Kredit di iDeb SLIK OJK

Hal paling sering yang membuat pengajuan pinjaman debitur ditolak oleh kreditur adalah buruknya kualitas kredit yang tersimpan di sistem yang bernama iDeb SLIK yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Hampir semua bank melakukan assessment terkait kualitas kredit calon nasabahnya. Hal tersebut adalah bagian dari manajemen risiko setiap bank untuk memastikan kredit setiap nasabahnya kembali dengan lancar. 

Jika kualitas kredit calon nasabah saja buruk tentunya pengajuan kredit akan ditolak mentah-mentah oleh pihak kreditur. Hal ini tentunya patut diperhatikan mengingat bagusnya kualitas kredit nasabah menentukan kemungkinan apakah pengajuan pinjaman di approve oleh pihak kreditur atau justru sebaliknya. 

Oleh karenanya sebelum mengajukan pinjaman pada pihak bank, pastikan Anda telah mengecek kualitas kredit Anda melalui sistem yang disediakan oleh pihak OJK. Caranya pun cukup mudah, Anda tinggal datang ke kantor OJK dan meminta untuk dibuatkan iDeb SLIK OJK dengan cara membawa KTP. Jika Anda rasa skor kredit Anda bagus, Anda bisa segera mengajukan pinjaman.

Namun apa jadinya jika skor kredit Anda buruk? Hanya Anda 2 jalan keluar yakni menunda mengajukan pinjaman hingga kualitas kredit Anda baik, atau mengajukan pinjaman online yang tentunya tak memberlakukan assessment melalui sistem iDeb SLIK OJK. 3.

3. Tak Pernah Menghitung Kemampuan Bayar Kredit

Saat Anda mengajukan pinjaman tentunya pihak kreditur akan menanyakan seberapa besar pemasukan Anda, dan beberapa pengeluaran rutin yang menjadi beban Anda. Hal tersebut bukan tanpa alasan, dimana pihak bank akan memberlakukan assessment terkait beban pengeluaran Anda. Secara logika pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan tentunya membuat keuangan menjadi tidak sehat. 

Besarnya pasak daripada tiang tentunya akan membuat pengeluaran menjadi tak terkontrol dan risikonya dapat membuka kemungkinan gagal bayar. Umumnya pos pengeluaran yang normal adalah tak lebih dari 30% pemasukan Anda. Sebagai contoh, pemasukan Anda adalah Rp 5.000.000 maka pengeluaran ideal Anda yang dikeluarkan secara rutin tak boleh lebih dari Rp 1.500.000. 

Jika pengeluaran rutin Anda saja lebih dari angka tersebut dapat dipastikan pengajuan kredit Anda akan ditolak oleh pihak bank terlebih jika Anda tak memiliki pemasukan lain sebagai tambahan. 4.

4. Menggunakan Pinjaman untuk Keperluan yang Sifatnya Konsumtif

Kesalahan berikutnya yang paling sering dilakukan debitur saat mengajukan pinjaman dan telah disetujui oleh pihak kreditur adalah memanfaatkan pinjaman untuk hal yang sifatnya konsumtif. Pengeluaran yang sifatnya konsumtif contohnya adalah untuk liburan, membeli gadget baru hingga membeli barang-barang yang tak menghasilkan keuntungan. 

Berbeda jika Anda memanfaatkan pinjaman untuk hal yang sifatnya produktif. Sebagai contohnya membeli alat elektronik untuk usaha yang tentunya alat elektronik tersebut menjadi aset dan menghasilkan keuntungan bagi Anda. Meskipun barang tersebut mengalami depresiasi atau penyusutan nilai namun setidaknya alat tersebut dapat menunjang operasional usaha Anda. 

Sedangkan untuk pengeluaran yang sifatnya konsumtif justru sebaliknya dimana Anda tak akan mendapatkan pemasukan apapun darinya. Sementara depresiasi terhadap aset tersebut tetap berjalan. Contohnya jika Anda membeli gadget baru seharga Rp 5.000.000 jika Anda menjualnya kembali sekalipun dalam hitungan jam tentunya nilainya tak lagi sama dengan harga belinya. 

Baca Juga: Hindari Menutup Pengeluaran-Pengeluaran Ini Dengan Pinjaman Online!

Pikirkan Kembali Apakah Dana Tambahan Dibutuhkan

Demikianlah beberapa hal yang patut Anda perhatikan saat hendak mengajukan pinjaman. Sebelum mengajukan pinjaman pastikan kembali Anda benar-benar membutuhkan dana tersebut. Hal ini dikarenakan cicilannya yang berlangsung selama berbulan-bulan. Jika Anda tak memperhitungkannya dengan cermat yang terjadi justru keuangan Anda menjadi lebih buruk. 

Tak jarang pula mereka yang tak mampu membayar cicilan justru tutup lubang gali lubang. Hal tersebut tentunya membuat pengajuan pinjaman Anda tak lagi menjadi solusi namun menjadi masalah baru dalam jangka panjang. Pertibangkan pula besaran bunga, tenor cicilan, hingga nominal cicilan setiap bulan yang wajib Anda bayar. Sehingga keuangan tetap terkontrol dan Anda pun tak menemui masalah baru di kemudian hari. Semoga berguna!

Butuh Dana Tambahan untuk Penuhi Kebutuhan? Download Aplikasi Indodana Sekarang dan Ajukan Pinjaman Anda!

Download App Indodana Sekarang!