Hindari Menutup Pengeluaran-Pengeluaran Ini Dengan Pinjaman Online!

Hindari Menutup Pengeluaran-Pengeluaran Ini Dengan Pinjaman Online!

Posted by

Kita serin kali mengalami keadaan terdesak oleh pengeluaran-pengeluaran yang parahnya lagi Kita tidak memiliki uang back up atau tabungan untuk mengatasi masalah tersebut. Hal ini membuat Kita terpaksa mengajukan pinjaman pada pihak kreditur baik lembaga bank maupun non-bank. 

Pinjaman Konvensional Lebih Sulit

Namun seperti Kita ketahui, mengajukan pinjaman pada lembaga bank konvensional tentu tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan pihak bank memberlakukan sistem keamanan transaksi berlapis yang menjamin pihak nasabah maupun keberlangsungan perekonomian pihak bank sendiri. Belum lagi proses pencairan dana yang memakan waktu cukup lama, oleh karenanya nasabah bank konvensional saat ini banyak yang beralih ke pinjaman online lantaran hampir semua celah yang tak dimiliki bank konvensional dihadirkan oleh aplikasi  pinjaman online.  

Namun demikian, meskipun beberapa kelebihan pinjaman online coba dihadirkan untuk menutupi kekurangan pinjaman konvensional nyatanya masih tetap ada beberapa kekurangan yang terdapat di pinjaman online. Salah satunya yang paling signifikan adalah besaran suku bunga yang relatif lebih mahal dibandingkan pinjaman konvensional. 

Untuk Kamu yang masih tetap ingin mengajukan pinjaman online, artikel Kita kali ini akan membahas beberapa jenis pengeluaran yang harus Kamu hindari yang membayarnya dengan menggunakan pinjaman online. Berikut ulasan selengkapnya :

1. DP Membeli Kendaraan

DP Membeli Kendaraan
DP Membeli Kendaraan

Salah satu jenis pengeluaran yang harus Kamu hindari membayar dengan pinjaman online adalah membeli kendaraan baru baik secara full payment maupun Down Payment saja. Apapun jenis kendaraan yang Kamu beli baik roda empat maupun roda dua selalu hindari menggunakan pinjaman online untuk membayarnya sekalipun pinjaman konvensional terbilang berbelit-belit dan pencairan dananya cukup lama. 

Hal tersebut dikarenakan bunga pinjaman online jauh di atas pinjaman konvensional seperti kredit kendaraan bermotor (KKB) yang biasanya disediakan oleh perusahaan multifinance maupun bank. Belum lagi jika dihitung secara akuntansi nilai aset kendaraan akan selalu mengalami depresiasi yang cukup tajam. 

Selain itu dengan menggunakan kendaraan pun Kita akan selalu mengeluarkan uang untuk biaya operasional seperti bahan bakar maupun perawatannya. Pengeluaran tersebut sekalipun nominalnya kecil namun lambat laun akan menjadi besar dan semakin membebani keuangan Kamu.

2. Tambahan Uang Muka Membeli Property

Tambahan Uang Muka Membeli Property
Tambahan Uang Muka Membeli Property

Expense atau pengeluaran berikutnya yang harus Kamu hindari dengan membayarnya menggunakan pinjaman online adalah mengalokasikannya untuk tambahan uang muka pembelian property. Seperti Kita ketahui, untuk bisa memiliki property tentunya Kita harus membayar sejumlah DP.  Dan terkadang karena ingin buru-buru memiliki property, mereka pun mengajukan pinjaman online untuk mendapatkan dana. 

Sebelum Kamu mengajukan pinjaman online, perlu Kamu pahami bahwa pinjaman online umumnya menawarkan tenor pinjaman yang lebih pendek. Mulai dari 1 bulan, 3 bulan hingga 6 bulan saja. Jika Kamu mengajukan pinjaman online untuk DP pembelian property maupun tambahan DP apakah Kamu sudah siap mencicil DP tersebut dengan nominal yang cukup besar? Ditambah lagi dengan bunga kredit yang tidak kecil. 

Jika Kamu memaksakan kehendak untuk mengajukan pembelian property dengan kondisi keuangan yang tidak stabil tentunya Kamu akan mengalami masalah keuangan di kemudian hari. Oleh karenanya pertimbangkanlah kembali jika Kamu hendak mengajukan pinjaman online untuk keperluan satu ini. 

3. Gadget ‘Kekinian’

Gadget ‘Kekinian’
Gadget ‘Kekinian’

Kita sering kali mengajukan pinjaman online untuk keperluan yang sifatnya konsumtif karena faktor Fear of Missing Out (FOMO). Hal ini sering dialami oleh mereka yang belum memiliki kestabilan emosi utamanya mereka yang masuk dalam generasi millenials. Mereka tak mau ketinggalan trend utamanya trend gadget ‘kekinian’. 

Pada akhirnya mereka mengambil jalan pintas dengan cara mengajukan pinjaman online untuk back up pembelian gadget yang terbilang tidak murah lantaran baru saja dirilis di pasaran. Jika sudah seperti ini yang terjadi berikutnya tentu saja pengeluaran Kamu akan menjadi berantakan dan pos pengeluaran semakin bertambah. Sementara pos pemasukan justru masih sama saja. 

Untuk membeli gadget yang Kamu inginkan ada baiknya Kamu memanfaatkan promo cicilan 0% kartu kredit maupun cicilan non-kartu kredit yang bisa Kamu temui di pusat-pusat perbelanjaan. Kuncinya adalah tak perlu terburu-buru memiliki gadget yang hendak Kamu beli. Perlu Kamu ingat pula, gadget dan semua barang elektronik adalah aset yang mengalami penyusutan nilai paling cepat.

4. Tutup Lubang Gali Lubang (Membayar Hutang)

Seperti Kita ketahui, menutup hutang dengan berhutang adalah tindakan yang tidak disarankan. Membayar hutang dengan hutang baru dapat menambah beban baru bagi keuangan Kamu. Selain itu bunga yang Kamu dapatkan pun tak menutup kemungkinan justru akan menjadi lebih tinggi dibandingkan  pinjaman yang sebelumnya. 

Salah satu hal yang paling beresiko adalah mengambil pinjaman dengan sistem agunan. Jika Kamu tak berhasil mengembalikan pinjaman maka agunan pun akan hilang. Jika hutang yang Kamu miliki dalam bentuk tagihan kartu kredit, Kamu bisa mengutarakan masalah yang Kamu alami pada pihak bank penerbit kartu kredit untuk meringankan cicilan. Atau jika jenis pinjaman yang Kamu miliki bisa dilakukan restrukturisasi cobalah untuk membicarakannya dengan pihak kreditur. 

5. Daily expense (Keperluan Sehari-Hari)

Pengeluaran berikutnya yang perlu Kamu hindari membayar dengan pinjaman online adalah daily expense atau keperluan sehari-hari. Hal ini dikarenakan dapat membuat Kamu menjadi terbiasa menggunakan pinjaman online untuk keperluan yang sifatnya kurang mendesak. Oleh karenanya sebelum mengajukan pinjaman online ada baiknya Kamu mempertimbangkan seberapa pentingkah hal tersebut. 

Baca Juga: Tips Mudah Ajukan Pinjaman yang Justru Kerap Diabaikan

Sebisa Mungkin Hindari Pengunaan Konsumtif

Demikianlah beberapa pengeluaran yang patut Kamu pertimbangkan dengan membayar menggunakan pinjaman online. Selalu hindari alokasi untuk pengeluaran yang sifatnya konsumtif. Selain tak memberikan nilai tambah, Kamu pun cenderung lebih banyak merugi lantaran bunga yang dibebankan pinjaman online cukup besar. Semoga berguna!

Butuh Dana Tambahan untuk Penuhi Kebutuhan? Download Aplikasi Indodana Sekarang dan Ajukan Pinjaman Anda!

Download App Indodana Sekarang!