Punya Calon Pasangan Coba Diskusikan Hal-Hal Seputar Keuangan Berikut Sebelum Kamu Menikah

Punya Calon Pasangan? Coba Diskusikan Hal-Hal Seputar Keuangan Berikut Sebelum Kamu Menikah

Diposkan oleh

Jangankan setelah menikah, selagi masih berpacaran sekalipun, konflik lumrah terjadi di antara sepasang kekasih. Apalagi setelah memasuki gerbang rumah tangga. Pertengkaran dan perdebatan bisa jadi mewarnai kehidupan percintaan setiap orang. Terkadang, perkara kecil saja bisa memicu masalah besar yang malah membuahkan perceraian. Penyebabnya pun bisa beragam. Seringnya, salah satu yang kerap menjadi penyebab konflik dalam rumah tangga adalah perihal keuangan.

Persoalan ekonomi merupakan satu dari empat alasan teratas yang menyebabkan perceraian. Itulah sebabnya menjadi penting bagimu untuk mendiskusikan urusan keuangan bersama calon pasanganmu. Hal ini penting sekali mengingat tak ada satupun dari kita yang menikah untuk bercerai.

Setelah menikah dan hidup bersama, maka secara otomatis mengurus keuangan pun perlu dilakukan bersama-sama. Pasalnya, hidup bersama akan mengharuskan Kamu dan pasanganmu untuk saling memenuhi dan mencukupi kebutuhan pribadi dan bersama ke depannya.

Kesejahteraan lahir batin yang menyeluruh dalam hidup tentunya perlu ditunjang dengan stabilitas finansial yang mantap. Dengan demikian, sehatnya perekonomian Kamu dan pasanganmu bisa menjadi salah satu kunci dari sehatnya lahir batin Kamu, pasanganmu, anak-anakmu kelak hingga pada akhirnya pernikahanmu sendiri.

Baca Juga: Cara Efektif Siapkan Dana Pernikahan Untuk Kamu dan Pasangan di Masa Depan

Lantas apa saja hal yang perlu Kamu diskusikan dengan calon pasanganmu seputar keuangan? Mari simak ulasannya sebagai berikut:

Saling Jujur

Terbukalah dan saling jujur mengenai penghasilan yang kalian berdua dapatkan per bulannya. Hal ini penting unutk dilakukan guna meminimalisir problem yang bisa saja terjadi. Selain itu, penghasilan kedua belah pihak perlu diketahui untuk memudahkanmu dan pasanganmu dalam pengelolaannya.

Jika misalkan ada ketimpangan nominal yang signifikan di antara penghasilanmu dan pasanganmu, usahakan untuk tetap saling menghargai. Berterusteranglah mengenai bahkan hal yang paling private sekalipun, termasuk soal finansial.

Diskusikan juga apakah uang bersama akan dikelola dengan menggunakan rekening bersama atau terpisah. Idealnya, pisahkan anggaran rumah tangga sesuai dengan kas alokasi dana yang terlebih dahulu sudah direncanakan bersama. Penuhi pembagian tanggung jawab tersebut secara transparan.

Tentukan Tujuan Keuangan

Menentukan tujuan keuangan bersama merupakan hal penting lainnya yang perlu diputuskan sejak awal. Umumnya, kita tak selalu mempunyai pandangan yang sama terhadap keuangan dan rumah tangga. Sehingga menetapkan tujuan keuangan bersama bisa membuatmu dan pasangan lebih termotivasi dan berkomitmen untuk berhemat dan menambah penghasilan.

Sebagai contoh, misal pada kasus pasangan Sammy dan Kehlani. Sang suami punya hobi traveling, sedangkan istrinya cenderung lebih menyukai kegiatan in door. Istri lebih tertarik untuk merencanakan uang pendidikan anak. Sedangkan suami lebih berminat merancang liburan keluarga. Bukan tak mungkin jika perbedaan pendapat ini bisa menjadi pemicu keretakan rumah tangga mereka.

Solusinya adalah berkompromi menentukan jalan tengah terbaik yang menguntungkan keluarga mereka secara keseluruhan. Dengan kata lain, mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Tak semua pribadi mampu berkomitmen melakukan hal ini dengan ikhlas dan seadil mungkin.

Bicarakan Penyusunan Anggaran Rumah Tangga

Selama masih melajang, setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda dalam mengatur keuangan dan mengelola finansialnya. Jangankan dengan orang lain, sering juga dijumpai bahwa cara mengatur keuangan antara anak dan orangtuanya saja bisa jadi berbeda kontras.

Setelah menikah, berhati-hatilah karena hal ini bisa menjadi pemicu konflik dan perdebatan. Apalagi jika ternyata pengeluaran rumah tangga sedang lebih besar daripada penghasilanmu dan pasangan. Itulah sebabnya penting bagi Kamu dan pasanganmu untuk menyusun anggaran rumah tangga jangka pendek dan jangka panjang. Ingat, roda kehidupan berputar. Hidup kita tak selamanya makmur sejahtera dan selalu di atas.

Oleh sebab itu, penting bagi Kamu dan pasanganmu untuk menyusun keuanganmu dan persiapkan dana darurat untuk menghadapi hal-hal tak terduga dan musibah dalam hidup. Buatlah kebijakan-kebijakan yang perlu ditaati bersama. Berkomitmenlah untuk melakukannya. Penentuan prioritas juga perlu dilakukan dengan cerdas dan bijak. Kompromikan hal ini dengan pasanganmu. Hindari deficit dan selalu atur keuangan rumah tanggamu dengan benar.

Tentukan Dana Tabungan dan Investasi

Menyambung poin sebelumnya, baik tabungan dan investasi, keduanya diperlukan oleh keuangan rumah tangga manapun. Perencanaan jangka panjang ini penting terutama untuk merancang masa depan anak serta masa pensiun Kamu berdua dan pasanganmu. Jika memungkinkan, pastikan rumah tanggamu mempunyai banyak tabungan, dana darurat dan investasi.

Untuk urusan investasi, memang bersifat jangka panjang. Namun kelak Kamu dan pasanganmu akan bisa menikmati hasilnya. Tentukan berapa besaran dana yang akan disisihkan untuk investasi ini. Jagalah komitmen Kamu berdua dengan pasanganmu agar kebutuhan-kebutuhan keuangan kalian selalu terpenuhi.

Persiapkan Biaya untuk Punya Anak Sejak Dini

Kebutuhan hidup dewasa ini semakin meningkat dari hari ke hari. Itulah sebabnya dibutuhkan perencanaan yang matang jika Kamu dan pasanganmu hendak mempunyai keturunan. Dimulai dari masa kehamilan dan perawatan hingga si buah hati kelak memasuki pendidikan tinggi dan kelak menikah, tentu dibutuhkan banyak sekali biaya yang jumlahnya tak bisa dibilang sedikit.

Sebagai calon orangtua yang bertanggung jawab, diskusikan hal ini dengan pasanganmu. Persiapkan dan perhitungkan sedini mungkin. Dengan begitu, kelak ketika si kecil hadir, Kamu dan pasanganmu sudah mampu memberikan yang terbaik bagi keluarga kalian yang sejahtera dan berbahagia.  

Ingat Orangtua, Diskusikan Uang Bulanan untuk Mereka

Sibuk membina rumah tangga dan keuanganmu bukan lantas melupakan kehadiran orangtuamu dan pasanganmu. Diskusikan dan atur anggaran per bulannya yang bisa diberikan kepada orangtuamu dan pasanganmu. Upayakan agar kebiasaan ini dapat terus dilakukan dengan rutin dan berkala. Hal ini penting sebagai bentuk bakti dan rasa terima kasih terhadap Sang Khalik dan orangtua.

Baca Juga: 5 Jenis Bisnis Rumahan Modal Minim yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Selalu Antisipasi Konflik Keuangan yang Mungkin Terjadi

Demikianlah beberapa hal finansial yang bisa Kamu dan pasanganmu diskusikan terlebih dahulu sebelum memasuki jenjang yang lebih serius. Minimalisir hal-hal yang tak diinginkan sejak dini dengan mengantisipasi konflik dan perdebatan yang bisa saja timbul karena urusan uang. Nah sejauh ini, apa saja yang sudah Kamu diskusikan dengan pasanganmu?

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s