Tips Praktis untuk Kamu Para Freelancer Agar Pengeluaran Kamu Tidak Bocor Setiap Bulan

Tips Praktis untuk Kamu Para Freelancer Agar Pengeluaran Kamu Tidak Bocor Setiap Bulan

Posted by

Jika hendak dibandingkan, ada sejumlah perbedaan signifikan antara pekerja lepas (freelancer) dan karyawan tetap. Tak hanya jam kerjanya saja yang berbeda, bicara soal pemasukannya pun didapatkan dengan sistem yang berbeda. Untuk jam kerja, para pegawai atau karyawan tetap umumnya bekerja di hari kerja (weekdays) dengan jam kerja 9 pagi ke 5 sore. Mereka akan mendapat libur di akhir pekan.

Lain halnya dengan karyawan freelancer. Jam kerjanya mungkin tidak akan teratur karyawan tetap. Begitu pun juga dengan pemasukan mereka. Bisa jadi dalam beberapa kondisi, penghasilan yang mereka dapatkan tidaklah setiap bulan. Meski begitu, bekerja secara lepas ini kini semakin digemari. Karena tak hanya terbuka berbagai peluang baru saja, income yang dihasilkan pun tak bisa diremehkan.

Freelancer Lebih Leluasa Mengatur Jam Kerja

Bagi sebagian besar freelancer, mereka bisa dengan leluasa mengatur jam kerja mereka. Yang terpenting adalah mereka mampu menyelesaikan proyek atau pekerjaan yang diminta dengan baik dan sesuai deadline yang disepakati oleh pemberi kerja. 

Meski begitu, ada waktunya ketika para freelancer harus menjalani masa bimbang lantaran tak kunjung mendapatkan proyek kerja selanjutnya. Padahal, ada banyak kebutuhan sehari-hari yang perlu dipenuhi setiap harinya.

Baca Juga: Punya Bisnis Sampingan Mahasiswa? Ini Tips-Tips yang harus Kamu Coba agar Usaha Kamu Makin Lancar

Tetap Lakukan Perencanaan Keuangan dengan Efektif

Agar perjalanan kariermu sebagai freelancer tetap sukses dan gilang-gemilang, Kamu perlu menata keuanganmu agar tetap sehat dan mantap setiap bulan. Pasalnya, Kamu tentu tak ingin pengeluaranmu bengkak dan bocor terus setiap waktu. Untuk itu, mari simak beberapa tips berikut ini untuk mengantisipasi kemungkinan buruk tersebut.

Asah Terus Kreativitas dan Keahlianmu, Jadilah Inovatif

Ciri khas yang wajib dimiliki dan terus diasah oleh para freelancer adalah daya kreativitas yang tinggi. Teruslah perkaya dan perluas wawasanmu. Jangan lelah berinovasi. Pasalnya, freelancer menjual keahlian mereka. Dengan perkembangan zaman yang kian canggih ini, Kamu perlu meng-upgrade keahlian tersebut agar tak kalah bersaing dibandingkan para kompetitor lainnya.

Tak mampu mengasah terus keahlianmu bisa membuat profesimu hanya tinggal kenangan saja. Ingatlah bahwa benih-benih baru terus bermunculan. Sehingga yang menjadi asetmu selain skill adalah pengalaman dan jam terbang. Terbukalah kepada hal dan cara-cara baru demi gerbang cemerlang dalam pengembangan kariermu.

Kembangkan dan Perluas Jaringanmu

Zaman yang serba canggih dan mutakhir seperti saat ini kian memudahkan masyarakat untuk berinteraksi, baik sosial maupun bisnis. Sebagai seorang freelancer, Kamu perlu menjaga koneksimu dengan baik. Tak jarang, pekerjaan dan proyek yang Kamu dapatkan bisa jadi berasal dari rekomendasi mereka.

Semakin bertambah kenalanmu, tak menutup kemungkinan juga rezekimu bisa bertambah. Bahkan pepatah saja mengatakan bahwa banyak teman, banyak rezeki. Perluas jejaring bisnis dan sosialmu sebagai ajang promosi diri. Salah satu contohnya adalah melalui jejaring LinkedIn.

Perkuat Personal Branding

Era digital dewasa ini mewajibkan Kamu untuk memperkuat personal branding-mu. Layaknya kamu lebih meyakini merk tertentu saat hendak membeli barang, demikian juga fungsi dari personal branding ini. Kamu perlu promosi untuk menjual jasa dan keahlianmu.

Personal branding juga berguna untuk menciptakan citra. Sudah bukan rahasia lagi betapa penilaian orang juga salah satunya juga bisa dilihat dari media sosialnya termasuk penampilan dan lain sebagainya.

Koneksimu umumnya akan terbangun di dunia maya. Sehingga personal branding-mu di media sosial pun perlu dikelola. Baik barang, perusahaan, karyawan serta para freelancer bahkan apapun itu profesinya, semuanya membutuhkan personal branding. Bukan tak mungkin prestasi dan pribadimu bisa dengan mudahnya diakses di dunia maya. Jadi, perhatikan lagi mengenai hal ini. Bentuk dan perkuatlah personal branding-mu. Jangan lupa sertakan hasil-hasil karya dan prestasimu melalui laman media sosialmu.

Sisihkan Selalu 30% Penghasilanmu

Jangan terhanyut saat penghasilanmu sedang berlimpah ruah. Pandailah mengatur keuanganmu. Sedia payung sebelum hujan akan membuatmu terhindar dari kebangkrutan. Tabungkan 30% dari pendapatanmu sebagai dana darurat, tabungan dan investasi. Kamu hanya boleh menikmati sisanya setelah semua prioritas ini (dan budget untuk kebutuhan dasarmu) sudah terpenuhi.

Siapkan Tabungan Celengan

Masukkan receh kembalian dan sisa parkir ke dalam celengan khusus di kamarmu. Meskipun dalam jumlah yang tak seberapa, ‘dana darurat’ ini pasti berguna di kemudian hari. Ingatlah bahwa kebutuhan hidup seringkali tak dapat diprediksi. Banyak hal yang bisa terjadi tidak sesuai rencana. Hendaknya Kamu sudah bisa memprediksi dan mengantisipasi hal ini.

Perhatikan Kesehatan

Jangan karena sibuk mencari uang, Kamu pun lantas mengabaikan kesehatanmu. Jaga kesehatanmu dengan makan makanan bergizi dan nutrisi tubuh dengan suplemen makanan serta vitamin. Kamu juga bisa memanfaatkan program kesehatan dari pemerintah atau bahkan membeli produk asuransi kesehatan jika memungkinkan.

Buat Anggaran Terperinci Setiap Bulan

Membuat catatan anggaran yang terperinci setiap bulannya bisa membuatmu meminimalisir keperluan yang belum terlalu dibutuhkan. Dengan demikian, Kamu bisa memilah yang mana yang merupakan kebutuhan prioritas, mendesak atau bisa ditunda terlebih dahulu tergantung dari urgensinya. Ingatlah bahwa kebutuhan hidup selalu bertambah, itulah sebabnya Kamu perlu tegas dan pandai mengatur prioritas hidup.

Baca Juga: Usaha Modal 1 Juta? Bisa Saja Kok! Cek Jenisnya Berikut Ini

Ingat agar Tetap semangat dan Termotivasi

Ada kalanya pekerjaanmu ini mengalami pasang surut. Di satu waktu bisa jadi proyekmu bertambah, yang artinya rezekimu berlimpah. Di lain waktu, Kamu bisa saja sepi proyek dan harus ekstra hemat untuk memenuhi kebutuhan hidupmu. Tetap semangat mengembangkan potensi diri. Selalu miliki motivasi dalam diri untuk maju dan tak patah arang untuk merealisasikan semua impianmu.

Andalkan kemampuanmu sendiri dan lakukan evaluasi secara berkala untuk menjaga kualitas diri dan pekerjaanmu. Layaknya sebagai seorang wirausaha, bekerja sebagai freelance berarti Kamu harus mampu mengandalkan jiwa kepemimpinanmu untuk merancang kesuksesan di masa depan. Yuk dibenahi dari sekarang demi kehidupan yang lebih sukses dan baik lagi. Good luck and God bless!

Apapun Jenis Pekerjaanmu Jangan Lupa untuk Segera Mulai Berinvestasi. Kunjungi Website Indodana Sekarang dan Mulai jadi Investor Online!

Mulai Jadi Pemberi Pinjaman Sekarang!