Cepat Naik Gaji

Strategi Ampuh Biar Kamu Cepat Naik Gaji di Perusahaan

Posted by

Memiliki gelar akademis setinggi langit tak selalu menjamin seseorang bisa mendapatkan gaji yang besar. Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya, bisa jadi Kamu tak bekerja sesuai dengan latar belakangan pendidikan tinggi yang sudah didapat. Tak pelak, banyak orang yang harus menambah keahlian dan keterampilan tertentu agar tetap kompeten di dunia kerja dan profesional.

Menurut direktur riset dalam firma perekrutan Robert Half International, Reesa Staten menyebutkan bahwa pegawai wajib mempertimbangkan untuk mengikuti pelatihan atau seminar yang memberikan sertifikasi keahlian tertentu. Karena dengan begitu, Kamu bisa berpeluang lebih untuk mendapatkan promosi kenaikan jabatan serta kenaikan gaji.

Dengan demikian, sudahkah Kamu menerima bayaran sesuai dengan tanggung jawab kerja yang dibebankan kepadamu? Bagaimana jika ternyata diluar sana Kamu bisa mendapatkan besaran gaji yang lebih tinggi? Pasalnya, menurut sejumlah ahli finansial, ada selisih gaji yang cukup besar bagi sejumlah orang. Padahal jabatan mereka setara dan sama namun di perusahaan yang berbeda.

Baca Juga: Gaji Tidak Kunjung Naik Walaupun Sudah Kerja Keras? Mungkin Ini Alasannya

Untuk itu, Kamu perlu menerapkan beberapa strategi ampuh berikut agar bisa cepat menerima kenaikan gaji di perusahaan tempatmu bekerja. Bagaimana caranya? Yuk, simak ringkasannya berikut ini.

1. Cermati Isi Kontrak Kerjamu

Sebelum memutuskan untuk bergabung dengan sebuah perusahaan, Kamu akan ingin mengetahui dengan cermat mengenai apa saja isi surat kontrak kerjamu. Bagaimana aturan main yang diterapkan oleh perusahaan tersebut? Ketahui apa saja bentuk pekerjaan yang akan Kamu lakukan. Ketahui juga apa batasan, kewajiban dan hak Kamu, berikut jika ada benefitnya, serta bagaimana pengaturan gaji dan bonus yang diberlakukan di sana.

Kamu akan ingin memastikan bagaimana kejelasan tentang pembaruan kontrak kerjamu dan jenjang karier yang tersedia. Umumnya, tiap perusahaan akan menerapkan masa percobaan (probation) selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan dengan gaji minimal UMR (Upah Minimum Regional). Kamu akan mendapatkan kenaikan gaji setelah berhasil melampaui masa percobaan tersebut.

2. Minta Feedback atas Kinerjamu

Biasakan untuk tidak tinggal diam berlama-lama di zona nyamanmu. Demi pengembangan dan pertumbuhan kompetensimu sebagai sumber daya manusia yang ada, tantanglah dirimu untuk melakukan hal-hal baru—atau dalam hal ini menetapkan target baru.

Kamu bisa menanyakan langsung pada atasan dan rekan kerjamu terkait feed back dari kinerja dan profesionalisme dalam bekerja. Bagaimana pendapat mereka mengenai performa kerjamu? Apakah etos kerja yang Kamu terapkan sudah memenuhi standar perusahaan atau belum? Jika jawabannya sudah, bukan tak mungkin jika Kamu bisa mendapatkan kenaikan gaji dengan segera.

3. Minta Evaluasi Total Jika Sudah Lama Bekerja

Idealnya, setiap perusahaan tentu mengarah kepada perkembangan dalam jangka panjang dan signifikan. Umumnya, selalu ada rencana evaluasi total per tahunnya yang berkenaan dengan keuangan perusahaan, strategi bisnis, hingga target untuk melakukan ekspansi lainnya.

Momen seperti ini merupakan timing yang tepat untukmu mengusulkan kenaikan gaji yang memang seharusnya naik setiap tahun. Hal ini wajar adanya mengingat biaya hidup akan selalu naik akibat suku bunga keuangan dunia dan inflasi. Untuk itu, ajukan permintaan kenaikan gaji yang masuk akal bagimu, terutama jika Kamu menemukan keuangan perusahaan mengalami kemajuan dan peningkatan signifikan. Kamu juga bisa minimal meminta bonus sebagai apresiasi untuk setiap pegawainya.

4. Penuhi Setiap Kewajiban dengan Baik

Pastikan Kamu sudah memenuhi semua kewajibanmu sebelum meminta kenaikan gaji pada atasanmu. Bukan tak mungkin, bisa saja penundaan kenaikan gajimu justru disebabkan oleh beberapa faktor dalam dirimu. Laksanakan semua kewajibanmu sebaik mungkin. Perusahaan yang baik pasti akan memperhitungkan semua kontribusi yang Kamu berikan. Dengan demikian, bukan tak mungkin hal ini akan berdampak baik bagi jenjang karier dan kenaikan gajimu.

5. Hindari Ajukan Pinjaman di Kantor

Hindari kebiasaan mengajukan pinjaman uang di kantor. Baik kepada perusahaan, rekan kerja, bawahan apalagi atasanmu. Jangan sampai Kamu menjadikan dirimu sebagai pusat perhatian yang negatif. Terlebih jika uang yang Kamu pinjam malah digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif seperti membeli gadget terbaru (padahal ponsel lama pun masih baik-baik saja), atau karena hanya memaksakan diri ingin ikut berlibur. Bisa jadi hal ini malah menyebabkan kenaikan gaji tak kunjung tiba bagimu.

6. Berlatih

Setelah mengecek semua poin di atas, saatnya bagimu untuk berlatih menghadapi hari di mana waktunya untuk Kamu bernegosiasi demi kenaikan gaji. Menurut Michael Wheeler yang merupakan Profesor Harvard Bussiness School, Kamu sebagai karyawan harus siap dengan respon apapun dari atasan.

“To get a yes, expect a no,” begitu katanya.

Lakukan simulasi sambil bercermin dan susun kalimat apa yang hendak Kamu katakan kepada atasanmu. Perhatikan juga agar bahasa tubuhmu ikut mendukung aksimu tersebut. Ivanka Trump yang merupakan CEO dari Ivanka Trump Collection pernah menuliskan bahwa seorang karyawan harus mampu membawa diri dengan tepat.

“Cara Anda membawa diri, bahkan saat duduk pun penting. Tak peduli seberapa cepat jantung Anda berdetak, duduk dengan tegap, tetap lakukan kontak mata, dan fokus saat bernafas,” tuturnya seperti dilansir dari Business Insider.

Baca Juga: Kebiasaan-Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Anda Praktekkan agar Hidup Lebih Baik

Bekerjalah dengan Tekun, Kembangkan Kemampuan , dan Ciptakan Hasil

Demikianlah sejumlah langkah ampuh yang bisa membantumu mendapatkan kenaikan gaji di tahun-tahun mendatang. Idealnya, atasan Kamu akan melakukan penilaiannya lewat tugas yang telah Kamu selesaikan, kemampuan apa saja yang berhasil Kamu kembangkan, serta dampak besar apa yang sudah Anda berikan bagi perusahaan. Sukses, ya! Selamat mencoba.