Kredit Mobil Leasing

Kredit Mobil Lewat Leasing? Ini Tips agar Prosesnya Cepat Disetujui

Posted by

Kendaraan pribadi menjadi sebuah kebutuhan yang wajib dipenuhi.  Saat ini paling tidak seseorang harus memiliki satu buah sepeda motor.  Dilihat dari pola perekonomian dan kemudahan dalam melakukan kredit motor, masyarakat pun rata-rata sudah memiliki sepeda motor.  Tak sedikit pula masyarakat dari kalangan sosial menengah ke bawah saat ini telah memiliki kendaraan roda empat yaitu mobil.

Tanpa direncanakan sebelumnya, bermacam alasan seakan-akan menuntut seseorang atau sebuah keluarga untuk memiliki mobil.  Misalnya seperti karena sudah memiliki bayi, jumlah anak yang cukup banyak, menggunakan mobil sebagai sumber penghasilan dan lain sebagainya.  Terlebih lagi seperti saat ini kita bisa membeli mobil dengan sangat mudah dikarenakan adanya program pembelian mobil secara kredit.

Program ini memungkinkan Anda untuk membeli mobil tanpa harus memiliki uang tunai sejumlah dengan harga mobil tersebut.  Dengan cara kredit Anda bisa membeli mobil, dan bisa Anda bawa pulang dengan hanya menyiapkan uang muka saja. Selanjutnya Anda bisa mencicil sisa pembayaran kredit Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun untuk mengajukan kredit tidaklah mudah, ada berbagai macam persyaratan yang harus dipenuhi.  Tak jarang pula seseorang harus melakukan permohonan berulang kali dikarenakan permohonan sebelumnya ditolak oleh pihak leasing.

Baca Juga: Perlukah Memiliki Pinjaman Kredit? Simak Keuntungannya Berikut Biar Kamu Tidak Bingung Lagi

Jadi bagaimanakah cara dalam mengajukan kredit agar permohonan dapat disetujui oleh pihak pembiayaan/leasing? Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar permohonan pengajuan kredit mobil Anda disetujui oleh pihak leasing.

Pastikan Anda Tidak Masuk Kedalam Catatan Hitam Bank Indonesia

Pastikan Anda tidak pernah masuk di dalam blacklist APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia) dan BI (Bank Indonesia) checking.  Serta memiliki catatan histori pembayaran yang baik.

 Sebab, meskipun Anda mempunyai kemampuan untuk membayar, tetapi jika Anda pernah di blacklist leasing, maka bisa saja tidak lagi dipercaya oleh pihak leasing.  Karena daripada mereka mengambil risiko dengan menerima kredit Anda, lebih baik memilih untuk tidak menerimanya.

Lengkapi Dokumen dan Persyaratan Administrasi

Dokumen serta persyaratan yang diminta harus lengkap dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.  Sebab, kelengkapan data administrasi merupakan bagian yang sangat diperlukan dalam proses pengajuan kredit

Ada pula data-data penunjang lainnya yang harus dimiliki dan disiapkan sebelum mengajukan kredit diantaranya seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, bukti slip gaji, rekening tabungan, rekening listrik, dan dokumen penunjang lainnya, tergantung persyaratan di lembaga pembiayaan tersebut.

Pilih Angsuran Sesuai dengan Kapasitas

Menentukan besaran angsuran yang akan diambil, sebaiknya sesuai dengan kapasitas finansial pemohon kredit.  Sebab, setiap kredit yang akan diambil pasti memunculkan risiko untuk rencana keuangan, terutama jika periode/tenor cicilan kredit yang diambil lebih dari satu tahun.

Oleh karena itu, sebelum Anda menentukan atau membuat persetujuan pastikan besarnya cicilan yang diajukan, pemohon biasanya mengetahui sampai batas mana kemampuan dirinya untuk membayar cicilan.

Beberapa pertimbangan dan syarat yang diminta oleh pihak leasing:

  • Pemohon diharuskan memiliki uang muka sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan oleh pihak leasing.
  • Memiliki tempat tinggal yang jelas dan menetap untuk dilakukan survey
  • Pemohon harus mempunyai pekerjaan atau penghasilan tetap dan hal tersebut dapat dibuktikan.  Apabila data-data sudah dilengkapi namun masih belum mempunyai penghasilan tetap, terkadang pengajuan kredit sulit untuk disetujui.
  • Usia pemohon biasanya minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun.  Apabila usia pemohon belum mencapai 21 tahun, Anda bisa mengganti nama pemohon dengan orang tua yang usianya belum mecapai 60 tahun.  Sebaliknya, jika Anda sudah berusia lebih dari 60 tahun, maka cara yang dilakukan adalah menggantinya dengan anak yang usianya di atas 21 tahun.

Lebih disarankan, mempunyai profesi sebagai pekerja atau karyawan dengan masa kerja minimal tiga bulan.  Tetapi tidak menutup kemungkinan jika yang bekerja baru 1-2 bulan juga bisa diterima. Namun itu dilihat lagi dari seberapa besar penghasilan yang didapat setiap bulan.

Jika Anda merupakan seorang pengusaha atau wiraswasta maka Anda juga dapat mengajukan kredit. Keputusan persetujuan aplikasi, akan dilihat pada seberapa besar penghasilan yang diterima setiap bulannya.

Sebagai catatan yang perlu Anda perhatikan, sebagai seorang pemohon jangan sampai tergiur dengan tawaran atau iming-iming uang muka yang murah, karena secara otomatis cicilan bulanan yang harus Anda bayar akan besar.

Jika tidak sesuai dengan kemampuan dan mengalami telat bayar atau gagal membayar cicilan maka kendaraan yang Anda beli akan di tarik oleh pihak leasing dan nama  Anda akan masuk dalam daftar hitam yang akan menyulitkan Anda di masa depan jika hendak mengajukan kredit nantinya.

Baca Juga: Kredit Renovasi Rumah atau KTA Ya? Simak Dulu Untung Ruginya Berikut Ini

Pertimbangan Jumlah Tenor Kredit Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Mengambil cicilan atau kredit berarti Anda menyanggupi untuk membayar sejumlah uang setiap bulan sesuai dengan perjanjian.  Pertimbangkan dengan tepat jumlah dan tenor kredit pula agar Anda tidak terbebani saat harus membayar cicilan. Semoga Bermanfaat!