Penipuan Pinjaman Online

Hal-Hal yang Perlu Kamu Hindari agar Tidak Terjebak Lubang Pinjaman Online

Diposkan oleh

Di zaman internet seperti sekarang ini memang segala sesuatunya bisa didapatkan dengan sangat mudah, apapun bisa kita lakukan dengan cara online, mulai dari belanja secara online, bekerja secara online bahkan meminjam sejumlah dana yang biasanya mengharuskan kita untuk datang langsung ke kantor bank pun kini sudah bisa dilakukan secara online.

Dengan segala kemudahan yang ada membuat masyarakat menjadi sangat malas, karena segala sesuatu bisa dilakukan dengan instan. Fasilitas yang disediakan oleh internet memang membuat masyarakat mudah terpedaya, salah satunya kemudahan yang sering diberikan oleh para rentenir online.

Julukan para rentenir online ini diberikan karena selalu merugikan masyarakat dengan memanfaatkan kesusahan dari kondisi seseorang yang sedang membutuhkan uang atau dana dengan cepat. Apabila kita tidak berhati-hati bisa-bisa terjebak pada lingkaran lintah darat tersebut.

Hadirnya rentenir online ini bukannya menyelesaikan masalah dari seseorang yang sedang membutuhkan dana, melainkan malah sebaliknya menjerumuskan seseorang dengan berkedok sebagai peminjam online yang dapat membantu masalah keuangan mereka.

Untuk itu ada baiknya Anda tetap waspada dan jangan pernah terbujuk oleh para rentenir online yang memberikan persyaratan dengan mudahnya, dengan tujuan agar Anda tergoda untuk melakukan pinjaman kepada mereka. Untuk itu dalam artikel ini kita akan membahas mengenai hal-hal yang perlu dihindari agar tidak terjebak pada lubang pinjaman online.

Baca Juga: Kredit Motor Kamu Terasa Berat? Ini Cara Ampuh untuk Tambah Penghasilan agar Bisa Cepat Lunas

Jangan Terbujuk Syarat Pinjaman yang Mudah

Meskipun Anda sedang dalam kondisi kesulitan keuangan dan membutuhkan dana dengan cepat, jangan pernah tergoda untuk melakukan pinjaman online tersebut, karena dengan kemudahan persyaratan yang ada, bahkan biasanya hanya menggunakan KTP sebagai syarat utama.

Seseorang akan mudah terbujuk sehingga gelap mata, sehingga tidak memikirkan risiko ke depannya dengan besaran bunga yang bahkan bisa setengah dari jumlah pinjaman pokok.

Bila Anda sudah masuk ke dalam jebakan pinjaman online tersebut dan tidak sanggup melunasi hutang beserta bunga dan denda, pastinya ada beberapa aset Anda yang harus direlakan nantinya demi melunasi semua hutang tersebut.

Jangan Biasakan Perilaku Konsumtif

Adanya dorongan berperilaku konsumtif terkadang membuat kita rela untuk meminjam pada pinjaman online tanpa berpikir akibat yang akan dialami nantinya. Sehingga besaran tawaran yang menjanjikan tanpa memikirkan kesanggupan dalam melunasi cicilan beserta bung, membuat pinjaman online begitu menggoda.

Terjebak pada hutang pinjaman online juga bisa membuat Anda frustasi sehingga menyebabkan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Jangan Menjadikan Pinjaman Sebagai Jalan Pintas Keuangan

Dengan segala kemudahan yang dapat kita temukan di internet membuat sebagian orang memilih jalan pintas terhadap masalah keuangan yang tengah dihadapinya, sehingga tanpa pikir panjang tergoda dengan mulut manis para pelaku peminjam online tersebut.

Ibarat seperti sarang laba-laba yang siap memangsa siapapun yang ada di sekitar nya, para peminjam online ini terlihat sebagai sebuah solusi yang pada akhirnya akan merugikan diri Anda sendiri.

Janji manis yang diberikan oleh para pemangsa di dunia online ini juga memang sudah sangat banyak menjaring korbannya, kurangnya transparasi mengenai denda yang akan diberikan bahkan membuat kita sebagai calon debitur tidak sampai memikirkan hal tersebut.

Carilah Pinjaman Online dari Bank atau Lembaga Keuangan yang Resmi

Berbeda dengan pihak bank yang memiliki badan hukum resmi, pinjaman online ini tidak dianaungi badan hukum resmi, sehingga memberikan bunga dan denda seenaknya tanpa memikirkan risiko dan kerugian yang akan dialami oleh nasabahnya.

Bahkan besaran denda nya pun biasanya diberikan tanpa adanya transparansi dan tanpa sepengetahuan kita yang pada akhirnya memiliki jumlah hutang beserta denda yang cukup besar.

Baca Juga: Pilihan Bisnis Jasa yang Mumpuni dengan Modal Kecil yang Bisa Anda Jalankan

Pastikan Prosedur Peminjaman Sesuai Standar

Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan tentang prosedur pinjaman yang biasanya berlaku sebelum terjebak pada pinjaman online:

  1. Sebelum melakukan pinjaman sebaiknya Anda mengetahui profil perusahaan dari website tersebut, apakah memiliki lisensi, kantor dan website yang resmi, apabila Anda merasa ada kejanggalan di dalamnya sebaiknya urungkan niat Anda untuk melakukan pinjaman.
  2. Umumnya pinjaman online resmi pasti akan meminta calon debitur untuk melengkapi dokumen dan mengisi formulir terlebih dahulu sebelum Anda melakukan pinjaman. Setelah pengisian formulir selesai.
  3. Anda kemudian akan diminta untuk melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan utama  sementara Anda menunggu untuk proses verifikasi dokumen.
  4. Apabila dalam menyampaikan informasi terlihat seperti sangat memaksa dan memberikan persyaratan yang sangat mudah bahkan tanpa memerlukan kelengkapan dokumen apapun, Anda diharapkan lebih berhati-hati.

Perhatikan Proses Pengajuan dan Berpikir Secara Logis

Pinjaman online yang resmi pasti akan menghubungi Anda melalui telepon dan email, prosesnya pun tidak akan terburu-buru dan pastinya membutuhkan waktu untuk melihat riwayat kredit kita sebelumnya.

Berikut mengenai ulasan tentang hal-hal yang harus kita waspadai agar tidak terjebak pada pinjaman online, penting untuk diperhatikan juga dengan segala kemudahan yang diberikan oleh internet, Anda tetap harus berfikir secara logis dalam menghadapi jebakan para peminjam online tersebut agar tidak merugikan Anda nantinya. Semoga Bermanfaat!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s