Pinjaman Dana Tunai

Pinjaman Dana Tunai Anda Tidak Setujui? Pahami Dulu Hal-Hal Berikut Ini Sebelum Ajukan

Diposkan oleh

Mengajukan pinjaman kredit di bank atau lembaga keungan lainnya sepert multifinance sering dilakukan para pelaku usaha, dengan tujuan mengembangkan usahanya agar bisa mendapatkan profit yang lebih.

Bukan hanya pelaku usaha saja, bahkan golongan masyarakat pun biasa memanfaatkan pinjaman kedit di bank maupun multifinance untuk beberapa kepentingan lainnya, seperti membeli rumah, membeli mobil atau mungkin untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.

Sebelum mengajukan pinjaman tentu ada beberapa persyaratan beserta kelengkapan dokumen yang perlu Anda siapkan, namun tak banyak juga yang mengajukan pinjaman tanpa mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan oleh lembaga keuangan tersebut, dan hasilnya adalah pinjaman Anda pasti akan langsung ditolak saat proses verifikasi dokumen.

Baca Juga: Peluang Bisnis Online yang Bisa Anda Coba untuk Hasilkan Keuntungan di Era Digital

Berbicara mengenai kelengkapan persyaratan yang wajib dilengkapi seperti kartu keluarga, KTP,  hingga foto copy rekening tabungan, namun hal ini tentu saja tidak cukup untuk meyakinkan pihak bank agar pengajuan kredit Anda langsung diterima.

Pastinya hal ini akan langsung membuat Anda kecewa, karena pinjaman kredit yang seharusnya langsung diterima justru malah mengalami penolakan dari pihak bank, untuk itu kita akan membahas mengenai hal yang perlu Anda pahami sebelum mengajukan pinjaman agar bisa disetujui oleh pihak bank, diantaranya:

Catatan Kredit yang Baik

Hal ini biasanya diminta oleh pihak bank dengan tujuan untuk dapat melihat histori catatan kredit Anda sebelumnya. Misalkan Anda pernah mengajukan kredit kendaraan bermotor atau mobil, dengan begitu pihak bank akan dapat melihat riwayat cicilan yang pernah Anda lakukan melalui catatan kredit tersebut.

Dengan adanya catatan kredit juga bisa dijadikan sebagai pertimbangan pinjaman Anda berikutnya, untuk itu sebaiknya jangan sampai pernah mengalami keterlambatan pembayaran karena akan mempengaruhi pada pinjaman Anda selanjutnya.

Terdaftar Sebagai Warga Negara Indonesia

Apabila ingin mengajukan pinjaman kredit di lembaga keuangan manapun, tentunya Anda harus terdaftar sebagai warga negara indonesia dengan identitas resmi. Hal ini sangat penting dan merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi.

Batas Usia Minimal yang Terpenuhi

Setiap lembaga keuangan seperti bank maupun multifinance sebenarnya menetapkan batas usia bagi calon debiturnya. Biasanya usia yang ditetapkan harus sudah  mencapai 21 tahun sampai dengan 55 tahun bagi karyawan swasta maupun negeri yang masih dalam usia produktif.

Serta usia 21 sampai dengan 60 tahun untuk wirausaha dan biasanya tedapat kelonggaran usia 18 tahun dengan syarat sudah menikah dan memiliki pekerjaan. Namun hal tersebut tergantung ketetapan pada bank masing-masing.

Kredibilitas atau Karakter Nasabah

Setelah semua persyaratan beserta kelengkapakan dokumen di penuhi oleh nasabah, selanjutnya pihak bank akan menganalisa beberapa hal terkait masalah riwayat kredit pada SLIK OJK

Kemudian melakukan survey langsung ke rumah calon debitur untuk memastikan lokasi usaha beserta keadaan ekonomi calon debitur. Karakter dari debitur juga dapat terlihat dari hasil wawancara pihak bank, apakah calon debitur tesebut bisa dipercaya atau tidak dalam melunasi pinjaman pengajuan kreditnya.

Persyaratan aplikasi kedit setiap Bank memang berbeda-beda, hal tersebut tergantung pada ketentuan pihak bank masing-masing, namun, hampir semua aplikasi yang dibutuhkan berupa:

  • Fotokopi KTP suami istri.
  • Fotokopi kartu keluarga.
  • Fotokopi akte nikah.
  • Slip gaji.
  • Fotokopi Rekening listrik.
  • Fotokopirekening Tabungan..
  • Salinan NPWP, SIUP TDP dan izin lainnya juga perlu disiapkan bagi Anda yang melakukan pinjaman untuk pengembangan usaha.

Proses pengajuan kredit di Bank sebenarnya hampir sama dengan proses kredit pada pinjaman secara online, namun perbedaannya terletak pada kemudahan yang didapat, bila seorang nasabah diharuskan datang secara langsung ke kantor Bank untuk melakukan pinjaman kredit.

Baca Juga: KTA untuk Modal Liburan? Boleh Kok, Tapi Simak Dulu Penggunaannya agar Tidak Rugi

Akan tetapi bila Anda melakukan pinjaman secara online akan jauh lebih mudah prosesnya karena nasabah tidak perlu repot-repot datang ke kantor Bank, hanya perlu melakukan semua persyaratan di rumah dengan media laptop atau pun komputer semua bisa dilakukan dengan mudah, beberapa persyaratan yang biasanya dibutuhkan pun hampir serupa diantaranya:

  1. Mengunjungi website pinjaman online.
  2. Melakukan registrasi dengan mengisi biodata formulir dengan lengkap.
  3. Memilih jumlah pinjaman beserta masa tenor pengembalian.
  4. Setelah pengajuan Anda di approve oleh pihak pemberi pinjaman, selanjutnya Anda akan segera dihubungi melalui telefon atau email mengenai kelengkapan dokumen yang harus dikirim.
  5. Kemudian Anda akan dikirim surat perjanjian asli melalui pos untuk ditandatangani, dan pinjaman pun bisa langsung cair di rekening Anda.
  6. Jangan lupa juga untuk menyiapkan KTP, KK, NPWP dan slip gaji yang selanjutnya di upload melalui website tersebut.

Rencanakan Baik-Baik Pengajuan Pinjaman Anda

Dengan langkah-langkah yang telah disebutkan diatas bisa menjadi solusi bagi Anda untuk melakukan pengajuan pinjaman ke Bank agar tidak ditolak kembali nantinya.

Sebelumnya Anda pun harus memastikan jenis pinjaman beserta masa tenor peminjaman agar segala proses pengajuan kredit dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan lagi. Semoga bermanfaat ya !

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s